Cara Setting Bullet 2HP Sebagai AccessPoint
4 November 2010 6 Komentar
Dalam artikel kali ini saya akan membahas bagaimana melakukan setting Bullet 2HP sebagai BTS pemancar yang dapat diterima langsung oleh pengguna laptop (Access Point) dan sekaligus pengalaman pertama menggunakan salah satu produk Ubiquiti.
Berikut langkah-langkah setting nya :
- Setelah semua instalasi perangkatnya telah benar, hubungkan kabel UTP ke komputer sobat melalui POE dengan jenis sambungan straight kemudian perhatikan alamat IP bullet yang secara default adalah 192.168.1.20, maka set IP Lan komputer sobat misalnya 192.168.1.21 maka isikan Default Gateway sama dengan IP Bulletnya.
- Selanjutnya silahkan sobat buka browser kemudian isikan pada address barnya 192.168.1.20, maka jika settingan benar akan muncul tampilan awal AirOS bulletnya, sehingga sobat bisa liat pada tab Main terdapat informasi mengenai settingan default bullet.
- Untuk memulai settingan bullet sebagai pemancar, kemudian pilih tab Link Setup kemudian atur Wireless Mode pada Accsess Point atau WDS-nya, jika sobat menginginkan bullet sebagai penerima dalam hal ini bertindak sebagai client maka pilih Station. SSID diisikan nama pemancar sobat. Karena bullet saya mau jadikan sebagai pemancar yang dapat diterima langsung oleh pengguna laptop maka pada IEEE 802.11 Mode saya pilih B/G Mixed, kemudian untuk Channel Spectrum Width pada 20MHz dan sebaiknya pilih channel yang sedikit penggunannya dan Output Power dipilih 20 dbm.
- Selanjutnya mengatur settingan Network bullet secara default Network Mode pada mode Bridge, IP address static dengan IP address bullet diisikan sebagai berikut :
- Kemudian set IP wifi laptop sobat sama dengan IP bulletnya karena bullet berada pada mode bridge. Sampai tahap ini setting bullet sebagai Accsess Point selesai kemudian lakukan ping, jika reply maka settingan sudah benar.
IP Address : 192.168.1.20
Netmask : 255.255.255.0
Gateway IP : 192.168.1.1
Primary DNS IP : 202.134.0.155
Secondary DNS IP : 202.134.0.62
sumber : http://andisyam.co.cc




thanks bgt infonya,,!!
ne saya pake bullet 2 juga,,saya gunakan sebagai penerima dr isp lokal tempat saya.tetapi dengan jarak yang tidak sampai,,5km dengan ketinggian tiang saya kurang lebih 13m,,,teknisinya bilang powernya kurang,,??
pertanyaan saya:-apa benar dengan jarak seperti saya cantunkan di atas,,powernya memang kurang besar??
:bagai mana memeksimalkan/cara menanggulangi masalah tersebut?
bwt yang tau di tunggu sumbangsihnya,,!!
matur nuwun,,
ganti ap yang powernya besar bung yang bullet 2 hp high power bung….dari isp ke penerima los ato ada halangan bung
liat dulu kondisinya bung…?loss apa terhalang….klo loss biasanya sampek klo kurang dari 5 km…
om om mohon bantuannya sy menggunakan Bullet 2HP 2biji sebagai akses point yg terhubung ke HUB yg mengunakan jaringan ADSL speedy,.. nah yg saya bingung itu IP BUllet 2HP kan sama, apakah bisa di pakai 22 nya, dan apakah ada setingannya lagi untuk IP nya ,.. thanks
bulletnya di buat mode apa bung…?setting ipnya di buat 1 blok aja bung …..1 subnetting..